• Facebook
  • Linkedin
  • Google
Maya
on August 31, 2021 11 views

Estubizi x DailySocial

Sektor pertanian selalu menjadi perhatian besar di Indonesia, sebagai negara yang kerap mengklaim dirinya sebagai agraris. Kemunculan startup agritech relatif berhasil mengubah lanskap pertanian meskipun di dalamnya masih terdapat banyak sekali masalah belum terpecahkan.

Dalam #SelasaStartup minggu ketiga November 2019, menghadirkan VP of Product TaniHub Zakka Fauzan Muhammad. Ia mengemukakan seluk-beluk peluang dan tantangan agritech dari sudut pandang manajemen produk (product management).

Tantangan dan kesempatan
Sayur dan buah adalah sumber pangan penting yang menjadi salah satu komoditas utama TaniHub. Salah satu masalah besar menurut Zakka untuk komoditas ini adalah hasil panen dengan kualitas terbaik dari petani lokal masih terbilang sedikit. Diperkirakan hasil panen petani lokal yang memiliki grade A hanya sekitar 10-20%, grade B sekitar 20%, grade C sekitar 30-40%, dan sisanya grade D ke bawah.

“Petani kita ada kecenderungan lebih suka panennya dibeli semua dengan harga murah padahal grade A itu harganya bisa dua kali atau tiga kali lipat dari grade C,” ujar Zakka.

Salah satu penyebab kecilnya hasil panen berkualitas itu terkait pengairan dan pemupukan yang tidak merata. Zakka mengakui teknologi pertanian di sini masih jauh dari mapan sehingga ada kemungkinan pengairan dan pemupukan lahan pertanian tidak merata karena sifatnya yang masih manual.

Baca Selengkapnya di:
https://dailysocial.id/post/peluang-startup-agritech-selesaikan-isu-manajemen-produk-pertanian

Jangan lupa ikuti insight khas DailySocial seputar tren teknologi dan startup di:

- www.dailysocial.id
- Twitter (http://dly.social/twitter)
- Instagram (http://dly.social/instagram)
- Facebook (http://dly.social/facebook)
- Youtube (http://dly.social/youtube)

(Video diupload oleh DailySocial pada 28 Desember 2019 melalui https://www.youtube.com/watch?v=93Pak54e6_U)

Categories: Startups, Entrepreneurship