• Facebook
  • Linkedin
  • Google
Maya
on July 20, 2021 15 views

Estubizi X Finansialku.com

Cari barang-barang diskon di e-commerce sih udah biasa. Tapi, tau ga sih, ternyata kamu bisa beli saham yang lagi ter-diskon dengan amat sangat murah juga, loh! WOW banget kan?! Tenang! Ini bukan hanya FYI aja kok. Kali ini, Melvin Mumpuni, CFP dari Finansialku mau ngasih tau bocoran gimana sih caranya biar beli saham dengan amat sangat murah. Langsung praktekin aja!
.
#1 Dividend Yield
DIVIDEND YIELD adalah perbandingan antara dividen yang dibagi dengan harga sahamnya. Misal saham Pakuwon membagi dividen Rp 7 per saham, sedangkan harga saham sekarang adalah Rp 454. Maka dividen yieldnya adalah 7 / 454 = 1,28%. Perusahaan dikatakan memiliki dividen yield yang besar jika nilainya lebih dari 5%.

#2 Price Earnings Ratio
Sebagai seorang investor atau pemilik bisnis, kita juga penasaran kan berapa sih penghasilan yang didapat dari setiap lembar saham yang kita miliki. Dalam bahasa finance kita kenal istilah EARNINGS PER SHARE. Semakin tinggi EPS, maka semakin bagus. Kenapa? Karena setiap lembar saham yang kita punya, bisa menghasilkan laba lebih besar. Pertanyaanya, berapa harga yang harus kita bayar untuk bisa mendapatkan sebuah perusahaan yang bisa menghasilkan keuntungan per sahamnya Rp 17? Itulah yang namanya PRICE EARNING RATIO yaitu harga per lembar saham dibagi dengan earning per share. Semakin kecil PER maka semakin cepat investor balik modal. Maka semakin kecil PER, semakin baik. Sebuah perusahaan dikatakan murah jika PER nya kurang dari 10x.

#3 Price Sales Ratio
Angka berikutnya yang mirip-mirip dengan PER yaitu Revenue Per Share. Sebagai seorang investor atau pemilik bisnis, kita juga tentunya ingin tahu berapa sih penjualan yang didapat dari setiap lembar saham yang kita miliki. Dalam bahasa finance kita kenal istilah REVENUE PER SHARE. Semakin tinggi RPS, maka semakin bagus. Kenapa? Karena setiap lembar saham yang kita punya, memiliki penjualan yang besar. Pertanyaanya, berapa harga yang harus kita bayar untuk bisa mendapatkan sebuah perusahaan yang bisa menghasilkan penjualan Rp 84 per sahamnya? Itulah yang namanya PRICE SALES RATIO yaitu harga saham per lembar dibagi dengan revenue per share.
Semakin kecil PSR maka semakin murah perusahaannya. Sebenarnya belum ada yang pasti berapa PSR yang murah, tetapi PSR di bawah 10x termasuk murah.

#4 Price Book Value Ratio
Dalam bahas akuntansi, ada yang namanya BOOK VALUE. Book value ini adalah perbandingan antara ekuitas (equity) dan jumlah lembar saham beredar. Ekuitas mencerminkan total kekayaan sebuah perusahaan. Semakin besar nilai ekuitas berarti perusahaan tersebut memiliki kekayaan yang besar.

Dalam bahasa finance kita kenal istilah BOOK VALUE PER SHARE. Berapa harga yang harus kita bayar untuk bisa mendapatkan sebuah perusahaan dengan kekayaan sebesar Rp 297 per lembarnya? Itulah yang namanya PRICE BOOK VALUE RATIO yaitu harga per lembar saham dibagi dengan book value per share.

Jika PBVR = 1, maka harga sekarang nilainya sama dengan nilai BV. Artinya saham diperdagangkan pada harga fair price.
Jika PBVR kurang dari 1, maka harga sekarang nilainya sama dengan nilai BV. Artinya saham diperdagangkan pada harga diskon atau undervalue.
Jika PBVR lebih dari 1, maka harga sekarang nilainya sama dengan nilai BV. Artinya saham diperdagangkan pada harga mahal atau overvalue.

Maka semakin kecil PBVR, semakin baik. Sebuah perusahaan dikatakan murah jika PBVR nya kurang dari 1x. Meskipun beberapa pengamat saham masih okey dengan nilai PBVR 1 – 2x.

#5 Price Cash Flow Ratio
Diawal kita sempat membahas revenue per share dan earning per share. Terkadang kita sebagai investor ingin tahu, berapa sih ARUS KAS OPERASIONAL yang dihasilkan. Berapa sih arus kas operasional yang didapat per lembar saham yang saya miliki? Dalam bahasa finance kita kenal istilah CASH FLOW PER SHARE. Semakin tinggi CFPS, maka semakin bagus.

Timeline:
0:00 Intro
1:00 5 Cara Cari Saham Murah
4:06 #1 Dividend Yield
4:52 #2 Price Earnings Ratio (PER)
7:09 #3 Price Sales Ratio
9:13 #4 Price Book Value Ratio (PBVR)
12:15 #5 Price Cash Flow Ratio (PCFR)

🟡 SUBSCRIBE : http://bit.ly/2SfAoju

Finansialku Product:
https://linktr.ee/YoutubeFinansialku

Aplikasi Finansialku:
✔ Google Play Store: https://goo.gl/hcsKLM
✔ App Store : http://bit.ly/FinKu

Grup Belajar Reksadana:
http://bit.ly/grup-reksadana-finansialku

Grup belajar saham Finansialku:
http://bit.ly/grup-saham-finansialku

Konsultasi keuangan untuk merencanakan keuanganmu:
https://konsultasi.finansialku.com/

Info seputar perencanaan keuangan dalam artikel:
https://www.Finansialku.com/

Connect with us in Social Media:
✔ Telegram: https://t.me/KomunitasFinansialku
✔ Facebook: https://www.facebook.com/finansialku/
✔ Instagram: https://www.instagram.com/finansialku_com/
✔ Twitter: https://twitter.com/finansialku?lang=en
✔ Tiktok: https://www.tiktok.com/@finansialku_com
✔ Vidio: https://www.vidio.com/@finansialku.com

© Copyright 2020, Finansialku.com
=================================================

Categories: Finance & Funding