• Facebook
  • Linkedin
  • Google
Maya
by on November 23, 2022
18 views

Estubizi X Finansialku

Apa, sih, sebenarnya pengertian dan contoh dari inventaris? Berikut Finansialku jelaskan secara rinci mengenai inventaris, manfaat, tujuan, dan cara mengelolanya.

Yuk, simak penjelasan selengkapnya melalui artikel kali ini.

Summary:

  • Inventaris bisa kita pahami juga sebagai persediaan barang dalam perusahaan.
  • Terdapat empat manfaat mengelola persediaan barang buat perusahaan, salah satunya adalah untuk memudahkan pengawasan aset.

Pengertian Inventaris

Menurut KBBI, inventaris adalah daftar yang memuat semua barang milik institusi, sekolah, perusahaan, dan sebagainya yang digunakan dalam melaksanakan tugas.

Sementara menurut Soemarso S.R, inventaris adalah seluruh barang yang perusahaan manfaatkan atau karton yang berisi jumlah, harga, jenis, dan kondisinya.

Secara umum, inventaris adalah daftar yang berisi barang milik suatu perusahaan, institusi, atau pabrik untuk kepentingan operasional atau produktivitas perusahaan.

Singkatnya, istilah ini juga bisa kita sebut sebagai daftar persediaan barang dalam perusahaan. Daftar pencatatan tersebut nantinya akan menjadi acuan data dalam penyusunan laporan keuangan. Juga memudahkan pengecekan dan pengelolaan inventaris perusahaan.

Manfaat Mengelola Inventaris

Inventaris adalah salah satu hal esensial yang harus kita kelola dengan baik untuk menjaga kelancaran bisnis/usaha.

Dengan melakukan pengelolaan inventaris, manfaat yang bisa kamu dapatkan adalah sebagai berikut.

#1 Memudahkan Pengawasan Aset

Melakukan inventarisasi akan memudahkan karyawan dan pemilik bisnis dalam melakukan kontrol terhadap setiap aset milik perusahaan.

Data inventaris yang tercatat juga akan membuat seluruh aset perusahaan menjadi lebih aman dengan mengetahui jumlah, kondisi, dan lokasi aset tersebut berada.

#2 Meminimalisasi Penyusutan Inventaris

Istilah penyusutan atau depresiasi dalam akuntansi berarti berkurangnya nilai jual pada suatu barang.

Penyusutan pada persediaan barang biasanya terjadi karena kesalahan manusia sehingga berakibat pada pengurangan atau penyusutan jumlah inventaris perusahaan.

Untuk menghindari risiko tersebut, perlu adanya pengelolaan persediaan barang dengan mengakumulasikan penyusutan pada kolom aktiva laporan keuangan.

Dengan begitu, jumlah kekayaan perusahaan dan penyaluran aset pun akan terorganisasi dengan baik, sehingga kondisi finansial perusahaan pun dapat terkendali.

#3 Meningkatkan Pelayanan Terhadap Konsumen

Pengelolaan persediaan barang juga dapat memantau jumlah persediaan barang penjualan yang berimbas pada kepuasan konsumen.

Pasalnya, konsumen akan lebih loyal pada produk yang stok barangnya tersedia. Dengan begitu, pelayanan terhadap konsumen pun akan meningkat dan bisa menjadi strategi pemasaran dari mulut ke mulut.

#4 Sebagai Tolak Ukur Kinerja Pengelolaan Inventaris

Efektivitas kinerja pengelolaan persediaan barang dapat kamu ukur dengan menggunakan Key Performance Indicators (KPI).

Angka yang muncul pada KPI akan memudahkan kamu untuk mengetahui pencapaian perusahaan dalam mengelola persediaan barang dan menerapkan fungsi akuntansi.

Tujuan Mengelola Inventaris

Adapun tujuan inventarisasi adalah sebagai berikut:

  • Menjaga sarana prasarana milik instansi atau perusahaan.
  • Memudahkan dalam mengontrol inventaris terhadap penggunaan budget perusahaan.
  • Menjadi bahan pertimbangan dalam pengadaan atau pemeliharaan aset.
  • Membantu perencanaan, penyaluran, pemeliharaan, dan penyimpanan aset milik instansi atau perusahaan.
  • Sebagai pedoman untuk menghitung nilai kekayaan aset.
  • Mempercepat proses pembuatan laporan.
  • Sebagai bahan acuan jika terjadi kecurangan pegawai atau pencurian dalam instansi/perusahaan.
  • Untuk memeriksa dan mengontrol keluar masuknya barang, termasuk barang hibah/pemberian.

Cara Mengelola Inventaris dengan Tepat

Sebagai salah satu hal esensial dalam perusahaan, maka pengelolaan inventaris juga harus kita lakukan dengan tepat.

Cara mengelola persediaan barang yang bisa kamu terapkan dalam usaha/bisnis adalah sebagai berikut:

#1 Tentukan Penanggung Jawab Inventaris

Cara pertama dalam mengelola persediaan barang adalah dengan memilih penanggung jawab yang terpercaya dan mampu melakukan inventory control.

Pilih penanggung jawab yang paham tentang seluk beluk inventaris dan mampu membuat laporan terperinci, akurat, dan terpercaya kepada pimpinan. Pastikan juga orang tersebut mampu melakukan audit, pengembalian maupun isi ulang.

#2 Beri Kode dan Barcode pada Setiap Barang

Untuk memudahkan pengecekan dan pelacakan jumlah stok, maka setiap barang harus memiliki kode dan barcode.

Pemberian kode dan barcode pada setiap barang akan meminimalisasi kehilangan stok atau ketidaksesuaian dalam catatan.

#3 Pantau Stok dan Lakukan Audit Secara Berkala

Persediaan barang tentu harus selalu terpantau demi mengurangi kekosongan barang atau bahkan deadstock. Sehingga kamu akan lebih mudah untuk membuat estimasi produksi atau pemesanan barang dalam jumlah tepat.

Audit secara berkala juga penting untuk menyesuaikan jumlah stok dalam gudang dengan catatan pada sistem.

Jika terdapat perbedaan antara jumlah stok dan catatan, maka harus segera kamu telusuri letak penyebab ketidaksesuaian tersebut.

Contoh Daftar Inventaris untuk Kantor atau Perusahaan

Daftar inventaris sangat penting untuk pengelolaan bahan atau produk yang akan kita jual kembali.

Dengan membuat daftar ini, maka transparansi dan akuntabilitas akan terbentuk, serta dapat menghemat anggaran perusahaan dan sebagai pengambilan keputusan.

Untuk membuat daftarnya, dapat kamu lakukan secara sederhana menggunakan program seperti Excel. Berikut adalah contoh daftar inventaris untuk kantor atau perusahaan yang bisa kamu buat dengan Microsoft Excel.

*gambar 1

Pentingnya Sebuah Pengelolaan!

Itulah pengertian inventaris, tujuan, manfaat, cara mengelola hingga contoh yang bisa kamu jadikan referensi.

Pengelolaannya sangat penting karena berkaitan dengan kemajuan dan kelancaran bisnis atau usaha yang kamu jalani.

Selain inventaris, keuangan pribadi maupun bisnis kamu juga harus terkelola dengan baik. Agar cash flow tetap berjalan aman lancar.

(Artikel ini ditulis oleh Hesti Retno Wahyuni, S.I.Kom dan dipublikasi Finansialku pada 19 November 2022 melalui https://www.finansialku.com/inventaris-adalah/)

Attachments
Gambar 1.jpg 75.9 Kb . 4 Views
Be the first person to like this.