• Facebook
  • Linkedin
  • Google
Maya
by on May 11, 2021
21 views

Estubizi X Modalku

Modal usaha memegang peranan penting untuk menjalankan bisnis. Tak cuma saat memulai, dalam perjalanan pun modal diperlukan pengembangan bisnis seperti membeli peralatan baru, menyewa tempat baru, hingga menambah barang dagangan. Tanpa modal tambahan, mustahil bisnis bisa scale up. Kondisi semacam ini kerap dialami oleh UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) yang modalnya masih kecil. Jika mau mengajukan pinjaman, mereka juga tidak punya aset untuk dijaminkan. Solusinya adalah dengan mengajukan pinjaman tanpa jaminan. Seiring perkembangan teknologi, kini sudah banyak opsi yang salah satu jenisnya adalah pinjaman online tanpa jaminan. 

Lihat juga: “Meningkatkan Skala Bisnis dengan 5 Langkah Strategis”

Pelaku UMKM perlu cermat dalam memilih pinjaman tanpa jaminan untuk modal usaha. Mengapa demikian? Pasalnya, pinjaman tanpa jaminan juga punya beragam spesifikasi, fitur, dan fasilitas. Ada yang dengan jaminan ada juga pinjaman online tanpa jaminan. Selain itu, pebisnis juga perlu mempertimbangkan tenor sesuai dengan kebutuhan. Dan yang tak kalah penting adalah pertimbangkan jenis fasilitasnya, apakah dana tunai ataukah dalam bentuk limit kredit seperti fasilitas pay later. 

Pemilihan jenis pinjaman akan berpengaruh pada kelancaran arus kas di kemudian hari. Nah, sebentar lagi lebaran, akan ada peningkatan permintaan, sudahkah Anda bersiap? Atau modal Anda masih minim? Lantas, pinjaman seperti apa yang dipilih?

Memilih Pinjaman Online Tanpa Jaminan 

Tentu, pinjaman tanpa jaminan jadi pilihan menarik. Tapi mengapa perlu pilih yang online? Yap! Proses pengajuan pinjaman secara online tentu lebih praktis dan mudah. Tanpa perlu tatap muka, pinjaman bisa diajukan. Cara ini juga cocok diterapkan dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini. 

Bagi Anda selaku pedagang online, tentu pinjaman online tanpa jaminan akan semakin memudahkan. Hanya mengisi formulir dan mengumpulkan dokumen secara online, dalam waktu singkat pinjaman tanpa jaminan siap digunakan. Stok barang pun dapat segera ditambah. Anda pun siap menyambut lonjakan pesanan menjelang lebaran.

Saat Anda berhasil mendapat pinjaman usaha, ini 5 cara untuk mengelolanya!

Selain praktis, beberapa pinjaman online tanpa jaminan cenderung punya tenor yang pendek, misalnya 15 hingga 30 hari. Tentu produk ini cocok untuk momen lonjakan pesanan seperti tahun baru, diskon tanggal cantik, hingga lebaran. Dana pinjaman tanpa jaminan akan menjadi “amunisi” menghadapi persaingan dengan pedagang lainnya. Makin banyak barang terjual, makin besar juga cuannya! 

Lihat juga: “3 Alasan Mengapa Pinjaman P2P Lending Cocok untuk UMKM”

Arus Kas Makin Lancar dengan Pinjaman Tanpa Jaminan

Saat e-commerce sedang ramai pembeli, tentu pedagang online pun sibuk bersaing melayani permintaan. Beragam strategi pun dirancang untuk memenangkan persaingan. Mulai dari diskon, buy 1 get 1, hingga bundling produk. Nanti, menjelang lebaran kondisinya juga tidak akan jauh berbeda. Namun, di atas semua Anda tidak boleh melupakan hal yang tak kalah penting, yakni kelancaran arus kas. 

Pedagang online harus paham, pola pembayaran dari setiap e-commerce. Mengapa demikian? Biasanya, uang baru cair setelah barang benar-benar dipastikan sampai ke pembeli. Nah, ini ada waktu 3-7 hari. Bagi pedagang online yang sudah berskala besar bisa saja ini bukan masalah, tapi bagi yang masih berskala UMKM, kondisi akan menghambat arus kas. Ujung-ujungnya, Anda terpaksa menolak pembeli karena stok terbatas, ingin beli stok barang tapi uang masih tertahan dari pembelian sebelumnya. Lantas harus bagaimana? 

Tentu, pinjaman online tanpa agunan bisa menjadi pilihan solusi yang ciamik. Dengan fasilitas pinjaman ini, Anda bisa menambah stok barang tanpa khawatir dengan arus kas. Bagaikan menyelam sambil minum air. Bisnis tetap stabil meski Anda sedang jor-joran menambah stok barang menyambut lebaran. 

Selain itu, Anda juga tidak perlu pusing memikirkan THR karyawan, karena dana untuk stok barang sudah ditalangi oleh pinjaman online tanpa jaminan. 

Seperti siklus, arus kas yang sehat dan lancar menjadi kunci untuk mendapat pendanaan selanjutnya lho! Arus kas lancar, aplikasi kredit kelar!

Mau Tunai atau Pay Later

Setelah kita membahas tentang pentingnya pinjaman online tanpa jaminan untuk bisnis, kini saatnya menentukan jenis fasilitas pinjaman. Apakah Anda memerlukan uang tunai ataukah fasilitas pay later. Bagi pebisnis, keduanya sama-sama penting, hanya fungsi dan momen penggunaannya saja yang berbeda. 

Untuk fasilitas dana tunai, Anda bisa gunakan untuk dana promosi, menyewa toko baru, hingga merekrut karyawan baru. Kebutuhan ini bisa dipenuhi dalam jangka menengah ke panjang yakni 12 bulan. 

Nah, untuk menyambut lebaran, Anda lebih cocok mendapatkan fasilitas pinjaman pay later, atau mengambil stok barang dahulu, bayar kemudian. Fasilitas pinjaman pay later akan menjaga stok barang tetap aman, menyehatkan arus kas, sehingga cuan pun makin mengalir.

(Artikel ini telah dipublikasi Modalku pada 23 April 2021 https://blog.modalku.co.id/learning-center/pinjaman-bisnis-umkm/mau-lebaran-tapi-modal-usaha-masih-minim-ini-solusinya/)

Posted in: Finance & Funding