• Facebook
  • Linkedin
  • Google
Maya
by on August 14, 2020
36 views

Estubizi X Finansialku.com

 

1. Investasi Komoditas

Komoditas itu sendiri merupakan barang dagangan utama, benda niaga, atau pun bahan mentah yang mutunya sesuai dengan standar perdagangan internasional.

Sedangkan bursa komoditas sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli komoditas dan derivatifnya.

Investasi melalui bursa komoditas mungkin masih terdengar asing bagi beberapa kalangan orang.

Padahal, ternyata transaksi jual beli komoditas ini sangat penting. Bahkan kebanyakan barang yang di jual beli adalah kebutuhan pokok utama manusia. Contohnya adalah komoditas pertanian.

2. Bursa Komoditas di Dunia

Bursa komoditas tidak hanya ada di Indonesia melainkan ada hampir di seluruh dunia. Berikut nama-nama bursa yang ada di dunia.

  • Australian Securities Exchange
  • Bursa Malaysia
  • Central Japan Commodity Exchange
  • Dalian Community Exchange
  • Dubai Gold & Commodities Exchange
  • Euronext
  • Hedge Street Exchange
  • Kansas City Board of Trade
  • London Metal Exchange
  • Minneapolis Grain Exchange
  • Multi Commodity Exchange
  • National Commodity and Derivatives Exchange
  • New York Board of Trade
  • Tokyo Grain Exchange
  • Zhengzhou Commodity Exchange
  • Bursa komoditas dan Derivatif Indonesia/Indonesia Commodity and Derivatif Exchange

3. Jenis-jenis Produk Komoditas

Pada umumnya produk komoditas dibagi menjadi 4 jenis. Berikut jenis-jenis komoditas.

  • Logam. Produk komoditas jenis logam meliputi logam berharga dan industri. Beberapa diantaranya adalah emas, perak, tembaga, palladium, dan platinum.
  • Energi. Produk komoditas jenis energi dapat menjadi penghasil energi baik dalam bentuk mentah ataupun hasil olahan. Contohnya adalah minyak bumi, gas alam, batu bara, serta bensin.
  • Peternakan. Produk komoditas peternakan termasuk pakan ternak dan ternak hidup. Misalnya daging sapi, sapi hidup, dan lain-lain.
  • Pertanian. Produk komoditas pertanian terdiri dari pertanian dan kehutanan. Beberapa contohnya adalah beras, jagung, kacang kedelai, kopi, karet, dan lain sebagain

4. Cara Investasi Komoditas yang Benar

Kali ini rubrik Finansialku akan berbagi cara-cara investasi komoditas yang benar. Berikut cara-cara investasi komoditas yang benar.

#Mengecek Legalitas Perusahaan Berjangka

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengecek legalitas perusahaan berjangka yang akan digunakan.

Anda bisa mengeceknya melalui website Bursa Berjangka Jakarta atau Bapepti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi).

Saat ini masih ada perusahaan – perusahaan illegal yang mengaku sebagai perusahaan berjangka. Bahkan perusahaan-perusahaan tersebut juga memberikan tawaran keuntungan yang menggiurkan.

Selain itu nama yang digunakan juga biasanya hampir sama dengan perusahaan terdaftar.

Oleh karena itu, sebagai investor, Anda harus lebih berhati-hati dalam memilih perusahaan berjangka yang Anda gunakan. Jadi, pastikan dulu legalitasnya ya!

#Jangan Mudah Tergiur dengan Profit yang Tinggi

Seringkali kita mudah tergiur dengan keuntungan yang tinggi dalam waktu yang singkat.

Dengan begitu, kita bisa dengan mudahnya tertipu. Kita lebih mengandalkan emosi daripada logika kita.

Padahal, profit yang terlalu tinggi atau hampir tidak masuk akal malah membuat kita harus lebih berhati-hati.

Jadi, apabila ada yang memastikan akan mendapatkan keuntungan sekian persen per hari atau per bulan sebaiknya Anda selidiki dulu investasinya ya.

#Memiliki Kestabilan Ekonomi

Modal yang harus disetorkan oleh investor di bursa berjangka ini sekitar US$ 1000. Tentu nominal tersebut bukanlah nominal yang kecil.

Oleh karena itu, sebaiknya investor memiliki kestabilan ekonomi pribadinya terlebih dahulu sebelum memulai investasi di bursa komoditas.

Investor bisa check dulu apakah dana yang mereka miliki sudah cukup.

Selain itu, pastikan juga apabila kondisi market tidak sesuai harapan itu tidak memengaruhi kondisi keuangannya secara signifikan.

Dalam kata lain, sebaiknya investor menggunakan uang dingin ya.

#Mempelajari Risiko

Semua investasi pasti ada risikonya, tak terkecuali investasi komoditas. Untuk meminimalkan risiko yang ada maka sebaiknya investor harus mempelajari dulu risiko apa yang akan dihadapinya.

#Menyaring dan Mengurangi Informasi Negatif

Sebagai investor komoditas, Anda juga perlu memfilter serta mengurangi informasi negatif yang akan memengaruhi diri Anda ketika melakukan transaksi. Jadi sebaiknya jika ada informasi negatif Anda dapat mencari informasi yang lebih dalam dulu, baru mengambil keputusan.

Jangan terlalu gegabah dalam mengambil keputusan dari suatu informasi negatif ya.

#Terus Belajar

Ilmu pengetahuan tentang investasi komoditas juga penting untuk menunjang keberhasilan investasi di komoditas.

Untuk terus meningkatkan potensi keuntungan yang bisa Anda peroleh dari investasi komoditas adalah dengan terus belajar.

Teruslah upgrade diri Anda agar semakin ahli di investasi berjangka ini.

Akan lebih baik jika Anda benar-benar mempelajari faktor-faktor apa saja yang menjadi penggerak harga suatu komoditas atau khususnya untuk analisa fundamental.

Dengan begitu, maka potensi keuntungan yang bisa Anda peroleh juga bisa semakin meningkat seiring dengan berjalannya waktu.

#Tidak Overtrading

Sebaiknya sebagai investor, Anda bisa berinvestasi seperlunya jangan overtrading (trading berlebihan).

Jika Anda terlalu agresif saat trading, di mana Anda terlalu sering melakukan stop loss dan take profit dalam jangka yang sangat singkat maka itu hanya akan memberikan keuntungan kepada broker-nya saja.

Baik untung maupun rugi Anda tetap perlu membayarkan biaya komisi kepada broker kan? Jadi, sebaiknya jangan overtrading ya.

#Menghindari Over Leverage

Jika tidak terlalu perlu, sebaiknya Anda menghindari penggunaan leverage. Di satu sisi leverage bisa memberikan potensi keuntungan yang lebih besar untuk Anda.

Tapi, disisi lain bisa memberikan potensi kerugian yang lebih besar juga.

#Membuat Keputusan Investasi Sendiri

Sebagai seorang investor sejati, sebaiknya Anda tidak menggantungkan posisi investasi Anda kepada orang lain.

Jangan mudah mengikuti rekomendasi orang dan tidak memiliki pendirian sendiri.

Tidak ada salahnya jika Anda meminta bantuan kepada orang yang lebih ahli dan berpengalaman tapi sebaiknya tetap membuat keputusan sendiri ya.

Pendapat dari orang yang lebih ahli dan berpengalaman dapat Anda jadikan referensi saja.  

Dengan begitu, Anda bisa belajar sambil praktek. Jika hasil keputusan investasi Anda kurang baik maka Anda bisa memperbaikinya untuk keputusan investasi selanjutnya.

Sehingga, Anda bisa belajar untuk lebih baik lagi sampai Anda puas dengan hasil keputusan investasi Anda.

5. Berinvestasi di Komoditas dengan Benar

Sekarang Anda sudah mengetahui cara investasi komoditas dengan benar ya. Dengan mengetahui cara yang benar, diharapkan Anda tidak salah langkah dalam berinvestasi komoditas yang menyebabkan Anda mengalami kerugian yang mendalam.

Jangan lupa untuk terus upgrade diri Anda dan tingkatkan pengalaman investasi komoditas agar Anda semakin mahir ya.

 

(Artikel ini ditulis Virtina Thionita, BBA. dan telah dipublikasi Finansialku.com pada 06 Agustus 2020 melalui https://www.finansialku.com/cara-investasi-komoditas/)

Posted in: Finance & Funding
Topics: investasi, komoditas
Be the first person to like this.