• Facebook
  • Linkedin
  • Google
Benyamin Ruslan Naba
by on May 18, 2020
317 views

The Next Normal adalah istilah yang dipopulerkan konsultan strategi McKinsey. Normal yang berikutnya.

Saya setuju dan senang dengan istilah ini, karena menunjukkan suatu dinamika baru kehidupan kita setelah masa pandemi ini.

Sebuah pola hidup baru. Karena sejatinya, tidak semua benar-benar menjadi normal yang baru.

Menurut pengamatan Estubizi, ada tiga hal utama yang menjadi perhatian kita menjelang memasuki #TheNextNormal: 3H.

Home • Health • Hope.

#HOME • Rumah telah kembali menjadi pusat aktivitas keluarga. Namun yang berbeda kali ini adalah kehidupan yang didukung teknologi digital.

Sekolah, kuliah, kerja, beribadah. Semua dari rumah.

Rumah menjadi target pasar bagi setiap salesman atau saleswoman berbagai produk dan layanan. Rumah telah menjadi 'Pasar' dalam arti sesungguhnya, tempat bertemu pembeli dan penjual, secara virtual.

Setiap kebutuhan kegiatan di rumah: makan, sekolah, kuliah, kerja dan merawat kebersihan, ada di dalam rumah.

Ke rumah lah ditawarkan secara online aneka rupa makanan, sayur mayur, sembako, cemilan, asuransi, kendaraan, bahkan properti.

Tak ketinggalan aplikasi teknologi internet ditawarkan kepada sekolah dan universitas agar bisa menerapkan siswa sekolah dan mahasiswa kuliah dari rumah.

Termasuk juga untuk keperluan bekerja dari rumah. Beragam aplikasi teknologi digunakan para karyawan di rumah agar tetap bisa produktif dan berkoordinasi, seperti Zoom, Google Meet, WhatsApp, Slack, dan sebagainya.

Kaum ibu juga memesan keperluan memasak, dilayani secara virtual. Belajar memasak melalui video tutorial di saluran Youtube.

#HEALTH • Belum pernah terjadi sebelumnya di abad 21 ini, hampir seluruh manusia di dunia disibukkan dengan masalah kesehatan demi menghindari virus Corona.

Semua perhatian tertuju pada masalah COVID-19. Kita doakan agar vaksin segera ditemukan dan tersedia alternatif pengobatan yang dapat menyembuhkan pasien COVID-19.

Banyak orang mulai giat berolahraga, berjemur di bawah sinar matahari pagi, merawat kebersihan diri dan lingkungannya.

Menggunakan masker, hand sanitizer, alat pelindung diri dan berjarak fisik adalah The Next Normal kita.

Selain kesehatan fisik, juga perlu dijaga kesehatan mental. Tidak sedikit berjatuhan korban yang menderita sakit mental di era pandemi ini.

Seorang sahabat saya konsultan psikologi, sudah aktif mendampingi banyak orang yang terdampak krisis akibat pandemi ini.

Mereka mengalami mental shock karena tiba-tiba terkena pemutusan hubungan kerja dari kantornya, sementara dana tabungan tidak tersedia buat kehidupan keluarganya.

Selain kesehatan fisik dan mental, juga ada kesehatan spiritual. 

Sudah lebih dari dua bulan, beribadah di rumah membuat kerinduan yang mendalam bagi umat dan jemaat untuk berdoa di rumah ibadah.

Beruntung sudah ada teknologi live streaming yang sedikit mengobati rasa rindu.

Juga telah tersedia pelbagai acara virtual siraman rohani melalui televisi dan internet.

#HOPE • Hal yang paling positif dalam menghadapi pandemi ini adalah Harapan.

Harapan akan adanya The Next Normal yang semoga bisa membuat keadaan lebih baik lagi.

Ada banyak bisnis yang meredup atau terpaksa harus menutup usahanya karena tiba-tiba tak ada lagi pelanggannya. Lenyap.

Sebuah startup kuliner online yang biasa melayani catering karyawan kantoran, mendadak kehilangan pasarnya.

Startup yang melayani logistik banyak rumah makan, tiba-tiba sepi pesanan. Belum sempat pivot dan harus menghentikan sementara kegiatannya.

Bisnis travel harus tiarap di masa pandemi ini. Tetapi pasti mereka akan bisa bangkit lagi!

Ketidakpastian karena pandemi ini memang menimbulkan kecemasan, kekuatiran dan kegamangan untuk melanjutkan kehidupan di hari esok.

Untuk terus dapat memegang Harapan, kita harus rajin menyimak informasi terkini yang dapat dipercaya.

Memperhatikan apa tren yang akan terjadi pada industri, bisnis atau kehidupan di waktu mendatang. Karena pola hidup kita telah berubah.

Kita perlu menjadi The Fast Learner dan The Best Adapter, menyesuaikan diri dengan cepat.

TheFastLearner berarti aktif mencari tahu sebanyak dan secepat mungkin dari berbagai sumber terpercaya, mengenai kemana arah gerak perubahan dunia atau perubahan di bidang dan industri yang sedang kita geluti.

#TheBestAdapter berarti mampu membuat solusi dan mengambil keputusan kreatif yang terbaik.

Dan untuk merawat jiwa, kita perlu meluangkan waktu menikmati banyak hiburan secara virtual.

Tontonlah video film atau musik yang menarik, yang membuat kita merasa bahagia dan terhibur. Hati yang gembira adalah obat yang mujarab.

Saat ini sudah banyak tersedia konser musik beragam genre yang bisa kita nikmati secara virtual sebagaimana layaknya melihat panggung sungguhan.

Dengarkanlah banyak podcast yang memberi inspirasi, memacu pikiran kita untuk tetap berpikir dan bermental positif.

Sekarang marilah kita memasuki The Next Normal dengan semangat baru, harapan baru dan pola hidup baru. Tetap semangat dan sehat selalu ya!

Benyamin Ruslan Naba
Entrepreneur, mentor, coworking enthusiast

Be the first person to like this.