Mazda Radita
by on December 18, 2018
121 views

Estubizi X DailySocial.id

Di dunia kewirausahaan pembahasan tentang bagaimana menjadi seorang “great founder” sudah menjamur. Kebanyakan mengungkap tentang karakteristik individu untuk menjadi seorang founder yang baik, hanya sedikit yang membahas bagaimana cara membangun sebuah founding team. Serial entrepreneur Steve Blank dalam blog pribadinya mencoba memberi pemaparan tentang bagaimana membangun founding team yang baik dan apa yang membedakan perannya dengan founding CEO. Berikut definisi-definisi dari Steve tentang peran founder, founding team dan founding CEO:


Founder – Ide

Founder atau pendiri adalah orang yang datang dengan ide, insight, deskripsi permasalahan, atau passion. Biasanya founder akan mengajak beberapa orang lagi untuk membentuk founding team dan membangun sebuah perusahaan.

Perlu digarisbawahi, ide bukanlah sebuah perusahaan. Jadi meskipun founder tergabung dalam founding team itu tidak menjamin mereka memiliki jabatan (CEO atau VP) di perusahaan baru.


Founding Team – Sebuah tim yang akan membangun perusahaan

Founding team merupakan dari kumpulan orang-orang termasuk founder yang mengawali sebuah perusahaan dengan kemampuan mereka yang saling melengkapi. Tim ini akan mengambil ide dan mencoba mencari model bisnis yang tepat untuk menghasilkan produk dan pasar yang tepat dengan melakukan segala bentuk pengujian seperti harga, kanal, akuisisi, mitra, biaya serta lainnya.

Tidak ada sebuah patokan jumlah orang dalam tim ini, namun empat sampai lima orang dirasa sudah cukup. Salah satu kesalahan terbesar dalam menyusun founding team adalah tidak memperhatikan keterampilan mereka. Ada dua pertanyaan yang bisa diuji, pertama “Apakah kita memiliki perusahaan tanpa mereka?”, kedua “Bisakah kita menemukan orang lain seperti mereka?”. Jika jawaban Ya ada di jawaban kedua maka Anda telah mengidentifikasi satu orang untuk masuk founding team, jika jawaban Ya ada di pertanyaan pertama, maka orang tersebut bisa Anda masukan sebagai karyawan Anda.

Founding team harus memiliki beberapa atribut kunci seperti semangat, tekad, ketahanan, keuletan, kelincahan, rasa ingin tahu yang tinggi, saling percaya serta menghargai satu sama lain.


Founding CEO

Founder yang idealis mencoba untuk menjalankan usaha dengan kepemimpinan kolektif, tanpa ada satu orang yang bertanggung jawab. Kecepatan, tempo, dan rasa tidak takut dalam mengambil keputusan adalah ciri dari startup. Sayangnya, kebutuhan dan kondisi di lapangan membutuhkan keputusan yang lebih cepat daripada menunggu keputusan bersama.

Founding CEO adalah salah satu orang yang dalam founding team yang mengambil peran ini. Keberanian mengambil keputusan inilah yang membedakan founding CEO dengan founder lain di dalam tim. Orang ini adalah yang paling dipercaya di antara lainnya dan memiliki visi, semangat, dan ketrampilan berkomunikasi untuk menjelaskan mengapa ide mereka akan bekerja dan akan mengubah dunia.

 

(Artikel ini ditulis Prayogo Ryza dan telah dipublikasi DailySocial.id pada 12 Juni 2015 dalam tautan https://dailysocial.id/post/membangun-founding-team-yang-baik)

Posted in: Manajemen SDM