Mazda Radita
by on November 14, 2018
124 views

Estubizi X DailySocial.id

Pemasaran dan penjualan adalah dua hal yang berbeda. Untuk startup yang baru berkembang, membedakan dua hal ini adalah cara yang tepat untuk tumbuh. Meskipun kebanyakan startup pada tahap awal memberikan fokus pada marketing, tapi sesungguhnya perhatian kecil dan mendalam untuk urusan penjualan bisa memberikan sesuatu nilai lebih.

Founding partner Y Combinator Jessica Livingston dalam tulisannya membahas bagaimana seharusnya startup awal memberikan porsi lebih untuk memperhatikan penjualan daripada pemasaran. Ia berpendapat bahwa startup yang baru pada tahap awal harus mengerucutkan dan mendalami kebutuhan pengguna.

Jessica mencoba untuk memberikan gambaran bahwa fokus pada penjualan (sales) akan lebih bisa menghadirkan feedback ketimbang memberikan porsi lebih pada pemasaran (marketing) yang cenderung abstrak.

“Anda harus berbicara dengan sejumlah kecil pengguna yang serius tertarik pada apa yang Anda buat, tidak khalayak luas yang berada di acuh tak acuh,” tulisnya.

Sebagai contoh, Jessica mengambil kisah sukses Apple dengan kejelian Steve Wozniak mengesankan teman-temannya di Homebrew Computer Club. Apa yang dilakukan Steve Wozniak adalah gambaran bagaimana konsep fokus dan mendalami atau mendetil dalam produk lebih penting daripada sekedar pemasaran.

Satu lagi kisah sukses yang dapat menjadi contoh keberhasilan yang fokus dan memperhatikan detil dalam produknya adalah Facebook. Facebook awalnya hanya ditujukan bagi mahasiswa Harvard Unviversity, yang terbatas, tapi mereka benar-benar menginginkannya.

Banyak startup sukses dengan mulai memperhatikan hal kecil dan mendetil karena sebagian dari mereka tidak memiliki kekuatan untuk menjangkau masyarakat luas. Mereka harus fokus pada orang-orang yang tertarik dan mendengarkan kritik dan saran dari pengguna.Karena produk masih dalam tahap perancangan, berbicara dengan pengguna dan melakukan riset pasar juga tak boleh dilupakan.

Salah satu yang membahayakan dari marketing adalah pemikiran bahwa marketing itu sama dengan penjualan. Ini yang sering menimbulkan ketimpangan kualitas produk dalam startup tahap awal. Di akhir tulisan, Jessica memberikan saran untuk membuat produk yang benar-benar baik dengan memperhatikan detil dan pergi untuk mendapatkan pengguna secara manual.

“Anda perlu berbicara secara individu untuk pengadopsi awal untuk membuat produk yang benar-benar baik. Jadi fokus pada akhir kontinum penjualan/pemasaran tidak hanya cara yang paling efektif untuk mendapatkan pengguna. Startup Anda akan mati jika Anda tidak melakukannya,” tutupnya.

 

(Artikel ini ditulis oleh Prayogo Ryza dan telah dipublikasi DailySocial.id pada 18 Juni 2015 dalam tautan https://dailysocial.id/post/startup-awalnya-harus-fokus-ke-produk-dan-penjualan-ketimbang-pemasaran)

Posted in: Startups